Sabtu, 24 November 2012

selingkuh itu indah



Jika ada yang menyebut kata “selingkuh”, biasanya yang pertama terlintas di pikiran kita adalah seorang playboy atau sesosok pria yang sering menyakiti hati wanita. Selingkuh seolah-olah identik dengan perilaku dan kebiasaan lelaki. Padahal kenyataannya tak begitu.
Baru-baru ini Manchester Metropolitan University di Inggris melakukan penelitian tentang perilaku berselingkuh pada wanita dan pria. Hasilnya, 20 persen pria mengaku pernah berselingkuh dari pasangannya.
Bagaimana dengan wanita? Ternyata angkanya tak jauh berbeda. Sebanyak 16 persen wanita di Inggris mengaku pernah tak setia. Tapi sebetulnya pria perlu lebih berhati-hati menjaga agar pasangannya tak berselingkuh. Penelitian lainnya tentang perselingkuhan membuktikan bahwa perselingkuhan wanita ternyata lebih “berbahaya” dibandingkan perselingkuhan pria. Bagaimana bisa?
Wanita berselingkuh jika hubungannya bermasalah
Sebagian besar pria berselingkuh karena tak dapat menahan nafsu. Bisa saja hubungannya dengan istri/kekasihnya sebetulnya tak bermasalah. Ia hanya semata tergoda oleh wanita lain atau dihadapkan pada kesempatan untuk berselingkuh yang tak dapat ia tolak. Menurut Ruth Houston, penulis buku “Is He Cheating On You”, hanya 20 persen wanita yang berselingkuh karena nafsu. Sedangkan pada pria, angkanya mencapai 80 persen.
Wanita justru sebaliknya. Jika hubungannya asmaranya baik-baik saja, ia biasanya tak akan berselingkuh. Alasan utama wanita berselingkuh adalah karena ia sebetulnya tak bahagia dengan hubungannya. Alasannya bisa karena kesepian, seks yang tak memuaskan, atau kebutuhan emosi yang tak terpenuhi. Intinya ada sesuatu yang tak bisa dipenuhi oleh suami atau pasangannya itu.
Menurut Helen Fisher, PhD, antropolog biologi dan penulis buku “Why We Love”, 66 persen wanita yang berselingkuh mengaku tak bahagia dalam pernikahannya. Sedangkan pada pria, angkanya hanya 44 persen.
Wanita terikat secara emosi pada selingkuhannya
Karena wanita berselingkuh dengan alasan emosional (bahasa kerennya “main hati”), biasanya akan lebih sulit pula bagi wanita untuk mengakhiri perselingkuhan tersebut. Tak jarang wanita merasa jatuh cinta pada pria idaman lain tersebut, bahkan mencintainya lebih dari pasangannya sendiri.
Ikatan emosional antara wanita dengan selingkuhannya juga lebih kuat dibandingkan pria dengan selingkuhannya. Sebuah penelitian membuktikan bahwa perselingkuhan yang dimulai atau diawali oleh sang wanita biasanya bertahan tiga kali lebih lama dibanding perselingkuhan yang dimulai oleh laki-laki.
Wanita berselingkuh dengan lebih “serius”
Pria mungkin bisa dengan mudah dan tanpa pikir panjang memutuskan untuk selingkuh. Tak demikian halnya dengan wanita. Wanita selalu memikirkan baik-baik apa risikonya jika ia berselingkuh. Jika hubungan terlarang itu dia anggap hanya buang-buang waktu, atau risikonya tak sepadan dengan kesenangannya, ia tak akan melanjutkan. Pria dapat berselingkuh berkali-kali dengan banyak wanita karena baginya itu tak berarti apa-apa, tapi bagi wanita, jika ia memutuskan untuk selingkuh artinya pria idaman lain itu istimewa.
Wanita lebih jago menyembunyikan perselingkuhan
Wanita seringkali mengetahui saat pasangannya berselingkuh, tapi tidak sebaliknya. Selain pria tak memiliki insting mendeteksi kebohongan seperti wanita, kaum wanita juga lebih piawai menyembunyikan hubungan terlarangnya. Wanita sudah terlatih untuk berbohong sejak kecil demi menjaga perasaan orang lain. Hal yang sama tak terjadi pada pria, sehingga pria biasanya merasa lebih gugup saat berbohong.
 

mencari makna & arti sesunguhnya...








 Nia Rahmania
mahasiswa Fakultas
Psikologi Unmuha, semester 7.

















terkadang semua orang bisa mencintai siapa saja.
terkadang semua orang bisa menyayangi siapa saja.
terkadang semua orang bisa menyanjung siapa saja.

ITU KETIKA DIA MENCINTAI SESEORANG ITU....
sebagai seorang wanita, yang mempunyai hati dan terlalu terbawa perasaan tidak ingin mengenal kata2 diatas atau mau tau kata2 itu tapi untuk sekali saja dalam perjalanan hidupnya...bagaimana dengan seorang lelaki yang dikenal lebih kuat dari seorang wanita, tapi tidak dipungkiri ketika dia melontarkan dan mendengar kata2 diatas dia juga bisa menitikan air mata sebagai ungkapan hatinya yang senang maupun terluka.

ITU SEMUA KETIKA CINTA MULAI SIRNA......
memaafkan sangat mudah ketika harus dilontarkan dari bibir.
tapi tahukah kalian ketika melontarkan kata itu, penyesalan dan air mata yang lagi2 mengalir dipipi.
berdiam diri tanpa jawaban, ternyata lebih menyakitkan,,,
bukan penyesalan yang kita alami tapi pertarungan batin dan pikiran yang selalu terniang didalam.

ITU SEMUA KARENA CINTA TELAH BERAKHIR....
sebenarnya bukan cinta yang berakhir tapi kata2 yang selalu didengar, setiap detik, setiap saat, setiap waktu.
berhari-hari, berminggu-minggu dan bahkan bertahun-tahun atau terdengar ketika kita memasuki rumah terakhir kita.
(alam kubur)
cinta tidak salah, tapi hati, perasaan dan pikiran yang terkadang salah mengartikan semuanya.
salah memahami makna.
salah membuat keputusan.
salah memberi balasan.
salah menjalin keadaan menjadi bahagia dan lupa akan kesedihan.

TAPI INILAH HIDUP, CINTA YANG DATANG DAN CINTA YANG PERGI HANYA KITA YANG DPAT MEMBUATNYA DATANG ATAU PERGI SELAMA-LAMANYA....
kesejatiaan sulit didapatkan apalgi kita belum percaya dengan diri kita sendiri:*


hidup ini hanya sementara...!






NIA RAHMANIA
mahasiswa  Fakkultas Psikologi unmuha semester 7,
















Hidup ini bukan melihat apa yang sudah ada, tapi mencari yang belum ada. 
Hidup ini bukan ingin merasakan bahagia saja, tapi mencari bahagia itu juga penting.
Hidup ini bukan untuk melihat kelebihan, tapi mencari kelebihan apa yang kita miliki.
Pilihan bukan untuk memilih sesuatu yang telah diberikan, tapi mencari pilihan yang belum ada didalahm hidup.
Kehidupan ini bukan untuk menjalani apa kata dunia, tapi memilih apa yang harus kita jalani didunia yang sekecil ini.
Perjalanan hidup bukan untuk memainkan peran apa yang seharusnya diperankan, tapi  berperan lah seperti apa yang diperlu kan dalam hidup ini.
Mata  bukan untuk melihat apa yang ingin kita miliki, tapi seharusnya mata melihat seberapa bisa kita memiliki itu.
Kelebihan bukan untuk menjalankan hidup, tapi hiduplah yang menjalankan kelebihan yang kita miliki.

“Sesuatu akan menjadi indah ketika kita tidak melihat perjalanan hidup, tetapi hiduplah melihat perjalanan kita sebagai manusia dibumi yang sementara ini.!!!”

By_ Rahmania 

Jumat, 23 November 2012

MATA AKU MANA ???




Riezzal Xmax'tanical
mahasiswa semeseter 1 Fakultas Psikologi Unmuha


Insomnia
Dialihkan dari Insomia · Penyakit
Perubahan tertunda ditampilkan di halaman iniBelum Diperiksa
Potensi komplikasi pada Insomania.

Insomnia adalah gejala kelainan dalam tidur berupa kesulitan berulang untuk tidur atau mempertahankan tidur walaupun ada kesempatan untuk itu. Gejala tersebut biasanya diikuti gangguan fungsion
al saat bangun.

Insomnia sering disebabkan oleh adanya suatu penyakit atau akibat adanya permasalahan psikologis. Dalam hal ini, bantuan medis atau psikologis akan diperlukan. Salah satu terapi psikologis yang efektif menangani insomnia adalah terapi kognitif. Dalam terapi tersebut, seorang pasien diajari untuk memperbaiki kebiasaan tidur dan menghilangkan asumsi yang kontra-produktif mengenai tidur.

Banyak penderita insomnia tergantung pada obat tidur dan zat penenang lainnya untuk bisa beristirahat. Semua obat sedatif memiliki potensi untuk menyebabkan ketergantungan psikologis berupa anggapan bahwa mereka tidak dapat tidur tanpa obat tersebut.
Diagnosa

Spesialis tidur kedokteran memenuhi syarat untuk mendiagnosis berbagai gangguan tidur. Pasien dengan berbagai penyakit termasuk sindrom fase tidur tertunda sering salah didiagnosis sebagai Insomnia.

Untuk mendiagnosis insomnia, dilakukan penilaian terhadap:

Pola tidur penderita sakit jiwa
Pemakaian obat-obatan, alkohol, atau obat terlarang.
Tingkatan stres psikis.
Riwayat medis.
Aktivitas fisik.

Diagnosis berdasarkan kepada kebutuhan tidur secara individual.
Penyebab

Insomnia bukan suatu penyakit, tetapi merupakan suatu gejala yang memiliki berbagai penyebab, seperti kelainan emosional,kelainan fisik dan pemakaian obat-obatan.

Sulit tidur sering terjadi, baik pada usia muda maupun usia lanjut; dan seringkali timbul bersamaan dengan gangguan emosional, seperti kecemasan, kegelisahan, depresi atau ketakutan.

Kadang seseorang sulit tidur hanya karena badan dan otaknya tidak lelah.

Dengan bertambahnya usia, waktu tidur cenderung berkurang. Stadium tidur juga berubah, dimana stadium 4 menjadi lebih pendek dan pada akhirnya menghilang, dan pada semua stadium lebih banyak terjaga. Perubahan ini, walaupun normal, sering membuat orang tua berfikir bahwa mereka tidak cukup tidur.

Pola terbangun pada dini hari lebih sering ditemukan pada usia lanjut. Beberapa orang tertidur secara normal tetapi terbangun beberapa jam kemudian dan sulit untuk tertidur kembali.

Kadang mereka tidur dalam keadaan gelisah dan merasa belum puas tidur. Terbangun pada dini hari, pada usia berapapun, merupakan pertanda dari depresi.

Orang yang pola tidurnya terganggu dapat mengalami irama tidur yang terbalik, mereka tertidur bukan pada waktunya tidur dan bangun pada saatnya tidur.

Hal ini sering terjadi sebagai akibat dari:

Jet lag (terutama jika bepergian dari timur ke barat).
Bekerja pada malam hari.
Sering berubah-ubah jam kerja.
Penggunaan alkohol yang berlebihan.
Efek samping obat (kadang-kadang).
Kerusakan pada otak (karena ensefalitis, stroke, penyakit Alzheimer).



Gejala

Penderita mengalami kesulitan untuk tidur atau sering terjaga di malam hari dan sepanjang hari merasakan kelelahan. Awal proses tidur pada pasien insomnia mengacu pada latensi yang berkepanjangan dari waktu akan tidur sampai tertidur. Dalam Insomnia psiko-fisiologis, pasien mungkin mengeluh perasaan cemas, tegang, khawatir, atau mengingat secara terus-menerus masalah-masalah di masa lalu atau di masa depan karena mereka berbaring di tempat tidur terlalu lama tanpa tertidur. Pada insomnia akut, dimungkinkan ada suatu peristiwa yang memicu, seperti kematian atau penyakit yang menyerang orang yang dicintai. Hal ini dapat dikaitkan dengan timbulnya insomnia. Pola ini dapat menjadi tetap dari waktu ke waktu, dan pasien dapat mengalami insomnia, berulang terus-menerus. Semakin besar usaha yang dikeluarkan dalam mencoba untuk tidur, tidur menjadi lebih sulit diperoleh. Menonton jam saat setiap menit dan jam berlalu hanya meningkatkan perasaan terdesak dan usaha untuk tertidur. Tempat tidur akhirnya dapat dipandang sebagai medan perang, dan tidur lebih mudah dicapai dalam lingkungan yang asing.
Pengobatan

Pengobatan insomnia tergantung kepada penyebab dan beratnya insomnia.

Orang tua yang mengalami perubahan tidur karena bertambahnya usia, biasanya tidak memerlukan pengobatan, karena perubahan tersebut adalah normal.

Penderita insomnia hendaknya tetap tenang dan santai beberapa jam sebelum waktu tidur tiba dan menciptakan suasana yang nyaman di kamar tidur; cahaya yang redup dan tidak berisik.

Jika penyebabnya adalah stres emosional, diberikan obat untuk mengurangi stres. Jika penyebabnya adalah depresi, diberikan obat anti-depresi.

Jika gangguan tidur berhubungan dengan aktivitas normal penderita dan penderita merasa sehat, bisa diberikan obat tidur untuk sementara waktu. Alternatif lain untuk mengatasi insomnia tanpa obat-obatan adalah dengan terapi hipnosis atau hipnoterapi.
Durasi tidur dan kematian

Sebuah survei dari 1,1 juta penduduk di Amerika yang dilakukan oleh American Cancer Society menemukan bahwa mereka yang dilaporkan tidur sekitar 7 jam setiap malam memiliki tingkat kematian terendah, sedangkan orang-orang yang tidur kurang dari 6 jam atau lebih dari 8 jam lebih tinggi tingkat kematiannya. Tidur selama 8,5 jam atau lebih setiap malam dapat meningkatkan angka kematian sebesar 15%. Insomnia kronis - tidur kurang dari 3,5 jam (wanita) dan 4,5 jam (laki-laki) juga dapat menyebabkan kenaikan sebesar 15% tingkat kematian. Setelah mengontrol durasi tidur dan insomnia, penggunaan pil tidur juga berkaitan dengan peningkatan angka kematian
 wikipedia.org
1.646 orang menyukai ini
12 orang membicarakan ini

Minggu, 18 November 2012

SUARA GARANG ITU TERDENGAR LAGI



PERTEMPURAN MEDIA SOSIAL






JERUSALEM — Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dan kelompok militan Hamas saling menyerang di Twitter selama pertempuran yang terjadi di lapangan, untuk mempengaruhi opini publik.

Tak lama setelah meluncurkan serangan pada Rabu (14/11) dengan membunuh komandan militer papan atas Hamas, Ahmed Jabari, kantor media militer Israel mengumumkan “kampanye meluas untuk situs-situs teror dan operasi di Jalur Gaza” pada akun Twitternya.

Kantor tersebut kemudian mengunggah video hitam putih berdurasi 10 detik berisikan serangan udaranya pada halaman resmi di Youtube. Google Inc., yang memiliki Youtube, menghapus video tersebut pada Kamis, namun kemudian mengembalikannya.
Sebuah tweet dari @idfspokesperson mengatakan: “Kami meminta tidak seorang pun dari Hamas, baik di level bawah maupun pemimpin senior, untuk menampakkan wajahnya di atas tanah pada beberapa hari mendatang.”

Hamas, dengan akun @AlQassamBrigade yang berbahasa Inggris, yang dianggap sebagai akun resmi untuk pihak militernya, menyerang balik: “Tangan kami yang diberkati akan menyentuh pemimpin dan tentaramu di mana saja kamu berada (Kau Membuka Pintu Neraka Untukmu Sendiri).”

Akun kantor media militer Israel, yang mendapat lebih dari 50.000 pengikut dalam 24 ham, merupakan salah satu dari beragam sarana di Internet yang dipakai untuk menyampaikan informasi terkini ke publik, bahkan terkadang sebelum disampaikan ke jurnalis.

Mereka juga menggunakan kanal Youtube, Facebook, foto album Flickr, serta akun Tumblr dalam bahasa Inggris, serta bahasa Spanyol sebentar lagi.






Menyusul pembunuhan terhadap komandan Hamas, militer Israel mengunggah foto Jabari di Twitter, dengan latar belakang merah dan tulisan huruf kapital tebal “Dibasmi.” Hal ini mengundang tepukan sekaligus kritikan dari banyak pengguna. Selama operasi, militer dan pendukungnya menggunakan tagar "IsraelUnderFire (Israel Diserang)," sementara pihak Palestina menggunakan tagar "GazaUnderAttack (Gaza Diserang).”

Operasi tersebut, diluncurkan setelah beberapa hari serangan roket dari Gaza ke Israel bagian selatan, merupakan putaran kekerasan yang paling intens sejak Israel dan Hamas terlibat dalam perang tiga minggu empat tahun lalu.

Juru bicara militer Israel Letkol Avital Leibovich, mengatakan bahwa zona perang tambahan antara Israel dan Hamas berkembang di Internet.

“Saya agak kecanduan Twitter. Ini sarana yang baik untuk merilis informasi tanpa sentuhan editor,” ujarnya.

“Militer biasanya melakukan operasi tertutup, namun kami melakukan yang sebaliknya.”
Leibovich memimpin divisi “Media Interaktif” di IDF, dengan 30 orang staff yang terlatih dalam menulis dan desaingrafis.

Sementara itu, divisi militer Hamas sering memperbarui halaman Facebook dan situs multibahasa mereka, seraya memberi informasi pada reporter melalui pesan ponsel pendek.

Nader Elkhuzundar, pengguna Twitter berusia 25 tahun dari Gaza, mengatakan rentetan media sosial telah mencapai “level baru perang psikologi.”

"Twitter memberi sarana bersuara, namun ada banyak informasi yang salah pada saat yang sama. Kita harus berhati-hati karena banyak kebisingan di luar sana,” ujarnya.

Tamir Sheafer, ketua program komunikasi politik di Universitas Hebrew, mengatakan bahwa penggunaan media sosial oleh kedua belah pihak menandai kesadaran bahwa “konflik semacam ini tidak dimenangkan di lapangan, namun melalui opini publik.”

Namun penggunaan media sosial untuk diplomasi publik juga merupakan pedang bermata dua, ujar Natan Sachs dari Brookings Institute di Washington.

"Di satu pihak, Israel semakin handal menyampaikan pesan publik, namun kita juga melihat pernyataan-pernyataan yang sembrono. Berbahaya jika menggunakan akun Twitter secara berlebihan,” ujarnya.

“Mereka juga sepertinya jatuh dalam jebakan pikiran bahwa mereka telah menangani hubungan masyarakat dengan baik. Namun pada akhirnya yang berarti adalah kebijakan, bukan pernyataan di Twitter,” tambahnya. (AP/Lauren E. Bohn)


Kamis, 08 November 2012

DI LAPANGAN ITU AKU BERMAIN

















layaknya keluarga yang tak berjumpa 18 tahun lamanya semenjak mereka dilahirkan dari perut ibu mereka masing-masing.



Hujan yang sedari tadi tak berhenti-henti membasahi bumi seramoe atjeh tak sanggub mengalahkan semangat para pemuda-pemuda yang mengaku mahasiswa psikologi unmuha itu untuk bermain footsaal di tempat yang telah disepakati bersama. Cuaca yang tak mendukungpun menjadi sangat bersahabat ketika semua pemain memasuki lapangan sebagian mengenakan sepatu dan sebagiannya lagi tidak, dan dengan seragam yang bercorak tak menentu dan ditemani oleh semangat kemenangan.

Tak lama setelah pemuda-pemuda yang mengaku mahasiswa itu memasuki arena lapangan footsaal, streching pun dimulai dari masing-masing kelompok atau tepatnya masing-masing angkatan. Setelah pemanasan selesai dilakukan semua menuju ke posisi yang telah di sesuaikan sedemikian rupa.

Permainan dimulai dan angkatan senior pun kebobolan satu gol dari junior. Tanpa basa-basi senior langsung membalas ketertinggalan mereka, permainan footsaal ini tidak mengenal yang namanya masa istirahat mereka semua bermain selama satu jam penuh tanpa ada istirahat dan selalu berasumsi kalau angkatan aku menang.



                     



                     




                     

 Permainan footsall ini berlangsung satu jam penuh dan sangat menegangkan ini semua di karenakan dari masing-masing angkatan lebih mementingkan harga diri dan yang pastinya selalu berasumsi aku lah pemenangnya. satu jam yang melelahkan pun telah berlalu dan pemenangnya sudah pasti senior dounk seperti kata pepatah “senior kencing berdiri, junior kencing berlari”, dengan poin 11-8.

Setelah permainan usai semua mengeluarkan dompetnya masing-masing untuk membayar sewa lapangan footsall. Setelah semua memberikan uang permainan ternyata uangnya kurang 50 ribu dan memerahlah muka para pemuda-pemuda yang mengaku mahasiswa itu. Bendahara mulai kebingungan, berhubung awal bulan para pemuda itu dengan mudah mencari kekurangan itu dan semuanya kembalilah tersenyum.